Kandidiasis Mulut (4A)
Kandidiasis Mulut (4A)
Masalah Kesehatan
Infeksi Candida albicans ini menyerang kulit,
mukosa maupun organ dalam, sedangkan pada bayi dapat terinfeksi melalui vagina
saat dilahirkan, atau karena dot yang tidak steril
Hasil Anamnesis (Subjective)
Keluhan:
Rasa
gatal dan perih di mukosa mulut, rasa metal, dan daya kecap penderita yang
berkurang
Faktor
Risiko: imunodefisiensi
Hasil Pemeriksaan Fisik dan
Penunjang Sederhana (Objective)
Pemeriksaan
Fisik
1.
Bercak merah, dengan maserasi di daerah sekitar mulut,
di lipatan (intertriginosa) disertai
bercak merah yang terpisah di sekitarnya (satelit).
2.
Guam atau oral
thrush yang diselaputi pseudomembran pada mukosa mulut.
Pemeriksaan
Penunjang
Sel
ragi dapat dilihat di bawah mikroskop dalam pelarut KOH 10% atau pewarnaan Gram.
Penegakan Diagnostik (Assessment)
Diagnosis
Klinis
Diagnosis ditegakkan
berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan penunjang.
Diagnosis
Banding
Peradangan mukosa mulut yang
disebabkan oleh bakteri atau virus.
Komplikasi
Diare
karena kandidiasis saluran cerna.
Penatalaksanaan Komprehensif (Plan)
Penatalaksanaan
1.
Memperbaiki status gizi dan menjaga kebersihan oral
2.
Kontrol penyakit predisposisinya
3.
Gentian violet 1% (dibuat segar/baru) atau larutan
nistatin 100.000 –
200.000 IU/ml yang dioleskan
2 – 3 kali sehari selama 3 hari
Rencana
Tindak Lanjut
1.
Dilakukan skrining pada keluarga dan perbaikan
lingkungan keluarga untuk menjaga tetap bersih dan kering.
2.
Pasien kontrol kembali apabila dalam 3 hari tidak ada
perbaikan dengan obat anti jamur.
Kriteria
Rujukan
Bila
kandidiasis merupakan akibat dari penyakit lainnya, seperti HIV.
Peralatan
Peralatan
laboratorium untuk pemeriksaan KOH
Prognosis
Prognosis
pada pasien dengan imunokompeten umumnya bonam.
Referensi
1.
Pengobatan dasar di Puskesmas. 2007.
Jakarta. Kementerian Kesehatan RI.
(Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2007)
Comments
Post a Comment